Jejak Digital

Bagaimana strategi bisnis menaikkan omset perusahaan di tengah persaingan yang kian dahsyat dari hari ke hari? Tentu saja, bila produk dan service pelayanan kita sudah memiliki kualitas yang sangat baik, jawabannya tidak lain dan tidak bukan adalah marketing, pasarkanlah dengan amat sangat dahsyat sekali. Semua market leader di bisnis industri apapun, terbukti secara statistik melakukan upaya pemasaran yang masif. Bahkan terkadang, porsi pengeluaran anggarannya membuat kita geleng-geleng kepala.

Simaklah kisah-kisah berikut ini:

2 Milyar Dolar adalah biaya kampanye setahun bagi Obama untuk kemenangan pilpresnya sebanyak 2 periode.

Coca-Cola Company, rata-rata pertahunnya menghabiskan biaya iklan selama 5 tahun terakhir sebesar 3 Milyar Dolar.

Pengiklan terbesar di dunia saat ini adalah Samsung dengan tak kurang dari 10 Milyar Dolar setahunnya dibelanjakan untuk pemasaran.

Dan banyak lagi kisah-kisah lainnya.

Tentu saja, pemasaran memiliki banyak sekali elemen. Mulai dari Strategi yakni segmenting, targeting, & positioning. Branding baik online maupun offline. Selling, bagaimana promotion, distribution, dan acquisition. Serta Audit terhadap budget, metrics, dan potential risks.

Saluran iklan pun luar biasa banyaknya kini di tengah dunia yang serba digital:

  • Website
  • Blog
  • Social Media
  • Email
  • Messenger
  • Apps
  • Public Media Coverage

Masing-masing saluran iklan ini memiliki keunikan tersendiri, kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semuanya ditujukan agar siklus terhadap produk/jasa kita senantiasa meningkat dari Awareness – Trial – Usage – Loyalty – Advocation dengan prinsip yang utama Triple C: Comprehensive – Continuous – Consistent. Comprehensive hadir di hampir semua ruang digital tidak terelakkan dimanapun akan ditemui selalu. Continuous tidak pernah terputus kehadirannya interaksinya pemutakhirannya. Consistent tidak berubah pesan karakter ciri yang ditampilkan dimanapun.

Tingkat keberhasilan pencapaian omsetpun dengan demikian sudah pasti akan mendekati 100% bahkan lebih dari target yang direncanakan, bila dijalankan semaksimal mungkin. Dengan catatan di awal tulisan, produk dan service pelayanan kita sudah berkualitas sangat baik. Jawaban pertama tersebut di atas kemudian akhirnya menimbulkan pertanyaan yang sangat strategik bagi perusahaan dan organisasi manapun juga: berapa alokasi budget kita untuk marketing?



Leave a Reply

WhatsApp Chat Now