Dunia Perusahaan

Apakah yang terlintas di benak sahabat saat mendengar kata Apple, Coca-Cola, Google, McDonald’s, Nike, Samsung, atau Toyota? Tepat sekali. Semuanya adalah nama perusahaan-perusahaan kelas dunia. Interbrand, lembaga riset dan konsultasi marketing terkemuka, dalam laporannya di tahun 2019 ini menempatkan nama-nama tersebut ke dalam daftar teratas dari 100 merek perusahaan yang paling bernilai di dunia. Kesimpulan ini diperoleh setelah meninjau dengan seksama sebanyak 3 kriteria utama atas nilai yang berlaku di perusahaan, yakni kinerja finansial, permintaan pasar, dan kekuatan merek perusahaan.

Daftar yang dikenal dengan sebutan Top 100 Best Global Brands tersebut tentu saja tidaklah dapat diraih oleh sembarang perusahaan. Keunggulan produk, kompetensi karyawan, layanan pelanggan, dan budaya kerja, antara lain merupakan hal mendasar yang sangat dijunjung tinggi oleh perusahaan yang berhasil meraihnya. Mereka senantiasa berupaya pula untuk melakukan inovasi, menekuni riset produksi, mengelola strategi pengembangan, dan memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cara-cara yang terbaik, berbekal visi, misi, dan nilai-nilai yang dipegang teguh sejak berdirinya pertama kali hingga saat ini. Sehingga, identitas merekapun jelas dan konsisten di dunia bisnis mulai dari bidang industrinya bahkan hingga kelas produknya, yang dalam hal ini diceritakan dengan cukup baik oleh C.K. Prahalad dalam karyanya “The Fortune at The Bottom of The Pyramid”.

Di setiap pergantian tahun, semua perusahaan tersebut secara rutin pula menetapkan target yang realistis untuk dicapai bersama-sama, melalui strategi dan taktik yang efektif dalam 365 hari ke depannya. Dengan segenap sumber daya yang dimiliki di bidang keuangan, SDM, teknologi, jaringan, sistem kerja, dan infrastruktur, mereka bersiap menyambut persaingan pasar yang kian sengit dengan agresifitas dari para pesaing, terutama kehadiran para pesaing baru. Namun anehnya, semakin banyak perusahaan baru yang lahir dan tumbuh, pasar yang diperebutkan di suatu bidang tidaklah menjadi berkurang melainkan justru bertambah besar. Ungkapan “money never sleeps” di dunia bisnis, amatlah terasa tepat dalam hal ini. Walau terkadang keadaan pasar tak selalu dapat berjalan mulus seperti apa yang diperkirakan, namun para perusahaan tersebut tak pernah berhenti berupaya untuk meraih cita-cita tertingginya, yaitu sebuah kebermanfaatan yang dapat berlangsung secara terus-menerus, bagi para pelanggan, karyawan, pemilik, masyarakat, dan juga negara-bangsa. Competitive sustainable advantage.

Hal semacam ini sungguh dapat menjadi metafor yang berharga bagi kita semuanya. Bahwa jika sebuah perusahaan saja menjalankan kehidupannya sedemikian rupa dengan cara yang efektif dan produktif sepanjang kiprahnya di dunia bisnis, maka sepatutnya pulalah kehidupan kita sebagai manusia selama masih bernafas di muka bumi ini.

Saat sahabat sedang membaca tulisan ini, sejenak pula kita dapat meluangkan waktu untuk bertanya kepada diri kita masing-masing. Apakah visi, misi, dan nilai-nilai yang kita pegang teguh selama ini di dalam kehidupan? Di dalam berfikir, bertutur, dan bertingkah-laku? Apakah standar, panduan, serta pedoman dari semua perilaku kita di dalam keseharian? Apakah pula cita-cita kita yang tertinggi? Jika seandainya seluruh pekerjaan di dunia ini mendapatkan bayaran yang sama, maka pekerjaan apakah yang akan kita jalani saat ini? Hal-hal apakah yang sudah kita tetapkan dengan jelas untuk dapat diraih semasa hidup? Bagaimanakah cara dan jalan yang efektif untuk mewujudkannya? Apakah yang kita perlukan untuk diubah, dikurangi, dan ditambah mulai saat ini juga? Karena seperti apa yang sering dituturkan oleh Anthony Robbins di dalam banyak kesempatan, boleh jadi, pola pikir, kebiasaan, perilaku, dan karakter kita hari ini, adalah pola pikir, kebiasaan, perilaku, dan karakter lama, yang tak pernah lagi kita tinjau dan perbaiki, sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman, bahkan sudah sejak bertahun-tahun yang lalu.

Memasuki masa depan yang kian penuh tantangan, hal-hal apa sajakah yang akan kita berikan, lakukan, dan wujudkan? Kapan, dimana, dan bersama siapa? Hal-hal apakah pula yang mutlak kita perlukan? Dan yang paling penting dari semuanya adalah, untuk apa dan mengapa sehingga kita terbangun setiap pagi dan melanjutkan kehidupan? Berapapun usia sahabat saat ini, selamat melanjutkan perjalanan, semoga bertambah kesehatan, kebijaksanaan, ilmu, keterampilan, kebaikan, kebahagiaan, dan kukuh senantiasa silaturahim serta persaudaraan.

“The best thing about the future is that it comes one day at a time”. Demikian, tutur Abraham Lincoln. Untuk seluruh sahabat, selamat tahun baru 2020.



Leave a Reply

WhatsApp Chat Now